Rabu, 29 Agustus 2012

LAPORAN PRAKERIN DI KPP PRATAMA CIAMIS


LAPORAN  PRAKTEK KERJA INDUSTRI
”PEREKAMAN SPOP PBB DAN SPT”
KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA  KABUPATEN CIAMIS
Laporan ini diajukan untuk memenuhi tugas penilaian prakerin
Tahun Pelajaran 2011/2012

Disusun oleh :

-          Nurul Nurdiani  (101112880)                 -  Pipit Pitriyani (101112885)
-          Eva Habibah      (101112821)                -  Nina Karlina  (101112958)
-          Upit Randiani    (101112939)                 -  Lena Lestari   (101112857)
-          Risdayanti          (101112908)                 -  Nining Rosani (101112874)

Program Keahlian : Administrasi Perkantoran
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PGRI CIKONENG
Jalan Raya Cikoneng No.144 Telp.(0265) 773258
CIKONENG – CIAMIS


IDENTITAS DUNIA USAHA/DUNIA INDUSTRI

1)      Nama Perusahaan                   : Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ) Pratama Ciamis
2)      Jenis Usaha                             : Instansi Pemerintah                    
3)      Alamat                                    : Jl. Drs. H. Soejoed
4)      Nama Pimpinan                      : Dadang Karna Permana
5)      Nama Pembimbing                 : Yudi Mulyadi                                                                                  
Ciamis, 14 September 2012
Pimpinan/Pembimbing/Instruktur
 KPP Pratama Ciamis

(…………………….)
LAPORAN
LEMBAR PENGESAHAN
PROYEK TUGAS AKHIR/PROYEK WORK

Satuan Pendidikan      : SMK PGRI CIKONENG
Program Keahlian       : ADMINISTRASI PERKANTORAN

KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA
KABUPATEN CIAMIS
Ciamis, 14 September 201


Menyetujui :
Peserta Uji


Nurul Nurdiani
NIS:101112880


Pipit Pitriyani
NIS: 101112885


Eva Habibah
NIS: 101112821


Nina Karlina
NIS: 101112958


Upit Randiani
NIS: 101112939


Lena Lestari
NIS: 101112857


Risdayanti
NIS: 101112908


Nining Rosani
NIS: 101112874



Mengetahui :
Kepala Dinas/Kantor tempat Prakerin


Dadang Karna Permana
NIP.196803241992011001

Mengetahui :
Kepala Sekolah
SMK PGRI CIKONENG


Drs.Iwan Gunawan,M.M
NIP.196207301989021003

Guru Pembimbing Prakerin


Danang Ariwibowo, S.Pd
NIP……………………..

                                                                                               
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan................................................................................................................ i
Daftar isi............................................................................................................................... iii
Kata Pengantar...................................................................................................................... v
Profil kantor........................................................................................................................ vii
 Misi Direktorat Jenderal Pajak.......................................................................................... viii
Visi dan misi KPP Pratama Ciamis………………………………….................................. ix
Bagian – bagian Seksi KPP Pratama Ciami......................................................................... ix
Bab I PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang.................................................................................................... 1
I.2. Maksud dan Tujuan............................................................................................ 2
1.3. Waktu dan Tempat Prakerin............................................................................... 2
Bab II PEMBAHASAN
II. Seksi Ekstensifikasi
II.1.1 Pengertian Ekstensifikasi......................................................................... 3
II.1.2 Tugas Ekstensifikasi................................................................................ 3
Ø  Merekam Surat Pemberitahuan Objek Pajak......................... 4
Ø  Mengagendakan Mutasi PBB............................................... 4
Ø  Mencetak kartu NPWP......................................................... 5
II.2Seksi Penagihan
II.2.1 Kegiatan seksi penagihan.................................................................... 6

II.3.Seksi Pelayanan
II.3.1. Kegiatan Seksi Pelayanan.................................................................. 9

      II.3.1.1 Perekaman  SPT  Tahunan  Orang  Pribadi  1770   S....................................... 9

II.3.1.2 Pengecekan SPT (cross check)........................................................... 10
II.3.1.3 Cara Merekam SPT Masa............................................................... 10
II.3.1.4 Cara Mencetak BPS....................................................................... 10
   II.4. Seksi Berkas
II.4.1. Kegiatan Seksi Berkas...................................................................... 12
         II.4.1..1. Memberi Barcode LPAD.................................................... 12
BAB III  TEMUAN
III.1. Manfaat yang di rasakan................................................................................ 13
III.2. Pengembangan dan tindak lanjut................................................................... 13
III.2.1 kendala............................................................................................. 13
III.2.2Permasalahan.................................................................................... 13
III.2.3Pemecahan masalah.......................................................................... 14
BAB IV  PENUTUP
IV.1.Kesimpulan................................................................................................................. 15
IV.2.Saran – Saran
IV.2.1. Saran untuk sekolah....................................................................................... 15
         IV.2.2. Saran untuk KPP Pratama Ciamis................................................................. 16
IV.3. Lampiran - Lampiran
IV.3.1 Gambar – Gambar........................................................................................... 16
IV.3.2 Struktur Organisasi KPP Pratama Ciamis....................................................... 22

KATA PENGANTAR
بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
 Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun sebuah karya tulis dengan judul “perekaman Surat Pemberitahuan Objek Pajak dan Surat Pemberitahuan . Adapun tujuan dari penulisan ini adalah sebagai bahan tindak lanjut kami dalam laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yakni dalam ujian karya tulis sekolah.
 Penyusunan karya tulis ini didasarkan atas hasil Praktek Kerja Lapangan selama 3 bulan, yang dimulai dari tangga 18 Juni– 14 September 2012 di Kantor Pelayanan Pajak PRATAMA Ciamis. Selesainya karya tulis ini atas bantuan dari semua pihak, oleh sebab itu kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :
1.      Bapak Drs. Iwan Gunawan, MM selaku Kepala Sekolah SMKPGRI CIKONENG, yang telah memberikan kesempatan dan waktu untuk melaksanakan kegiatan Prakerin.
2.       Bapak Cucu Subara, S.Pd., selaku Wakil Kepala Kurikulum.
3.      Bapak Drs. Ace Sudarman, S.Pd, selaku ketua panitia penyelenggara prakerin SMK PGRI CIKONENG
4.      Bapak Danang Ariwibowo, S.Pd selaku Guru Pembimbing Prakerin SMKPGRI CIKONENG.
5.      Bapak Dadang Karna Permana selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ciamis
6.      Bapak Yudi Mulyadi selaku Pembimbing di KPP Pratama Ciamis.
7.      Para  Pegawai KPP Pratama Ciamis
8.      Guru-guru dan Staf TU yang telah membantu demi terwujudnya Laporan Praktek Kerja Industri ini.
9.      Orang Tua yang telah memberikan semangat dan dukungan dalam menyelesaikan laporan karya tulis ini.
10.  Teman – teman dan orang - orang yang telah membantu penulis dalam mengerjakan laporan karya tulis ini.
Dengan selesainya karya tulis ini kami mengucapkan terimakasih atas semua bimbingan dan bantuan yang telah diberikan kepada kami. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan dalam penyusunan karya tulis ini. Untuk lebih meningkatakan wawasan, kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun.  
  

Ciamis, 14 September2012
Penulis,

                                                               Profil Kantor
KPP pratama Ciamis sebelum nya bernama KPPBB Ciamis yang berdasarkan keputusan direktorat jendral pajak nomor KEP122/PJ./2007 tanggal 9 agustus 2007 tenteng penerapan organisasi, tata kerja, dan saat mulai beroperasi nya KPP pratama dan KPP, penyuluhan dan konsultasi perpajakan di lingkungan kantor wilayah direktorat jenderal pajak Banten, kantor wilayah direktorat jenderal pajak Jawa Barat 1, dan kantor wilayah direktorat jenderal pajak Jawa barat II.
KPP pratamaCiamis merupakan leburan dari KPPBB Ciamis dan pecahan KPP Tasikmalaya dengan menjalankan konsep pelayanan yang melayani seluruh jenis pajak. Kantor ini mulai beroperasi pada tanggal 28 Agustus 2007 seiring dengan moderenisasi KPP yang ada di wilayah Kanwil DJP Jawa bagian Barat II (yang saat ini adalah Kanwil DJP Jawa Barat I).
Wilayah kabupaten Ciamis berada pada wilayah sebelah utaraberbatasan dengan kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, sebelah Barat dengan kabupaten Tasikmalaya dan kabupaten Tasikmalaya, sebelah timur dengan kota Banjar dan provinsi Jawa Tengah, sebelah selatan dengan samudera Indonesia.
KPP Pratama Ciamis di tahun 2008 masih menempati gedung eks kantor pelayanan pajak bumi dan bangunan Tasikmalaya, beralamat di jalan Ahmad Yani no.75, Tasikmalaya, dan sebelum nya menempati sebuah ruko sewaan yang beralamat di jalan Ahmad Yani no.45, Ciamis. KPP Pratama Ciamis tahun 2009 menempati komplek perkantoran Ciamis di jalan Drs. H. Soejoed kelurahan Kertasari kabupaten Ciamis.
                                                 
Misi Direktorat Jenderal Pajak
"Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui sistem administrasi perpajakan yang efektif dan efisien."
Integritas
"Menjalankan tugas dan pekerjaan dengan selalu memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral, yang diterjemahkan dengan bertindak jujur, konsisten, dan menepati janji."
Professionalisme
"Memiliki kompetensi di bidang profesi dan menjalankan tugas dan pekerjaan sesuai dengan kompetensi, kewenangan, serta norma-norma profesi, etika dan sesuai dengan kompetensi, kewenangan, serta norma-norma profesi, etika dan sosial."
Inovasi
"Memiliki pemikiran yang bersifat terobosan dan/atau alternatif pemecahan masalah yang kreatif, dengan memperhatikan aturan dan norma yang berlaku."
Teamwork
"Memiliki kemampuan untuk bekerjasama dengan orang/pihak lain, serta membangun network untuk menunjang tugas dan pekerjaan."

Visi dan Misi KPP Pratama Ciamis
Visi
:
Menjadi model pelayanan masyarakat yang menyelenggarakan sistem dan manajemen perpajakan kelas dunia yang dipercaya dan dibanggakan masyarakat.
Misi
:
Menghimpun penerimaan negara dari sektor pajak yang mampu menunjang kemandirian pembiayaan pemerintah berdasarkan Undang-undang Perpajakan dengan tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi.


Bagian – bagian Seksi KPP Pratama Ciamis
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ciamis mempunyai bagian – bagian seksi sebagai berikut :
Ø  Subbagian Umum;
Ø  Seksi Pengolahan Data dan Informasi;
Ø  Seksi Pelayanan;
Ø  Seksi Penagihan;
Ø  Seksi Pemeriksaan;
Ø  Seksi Ekstensifikasi Perpajakan;
Ø  Seksi Pengawasan dan Konsultasi I;
Ø  Seksi Pengawasan dan Konsultasi II;

 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Prakerin
 Praktek Kerja Industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di sekolah dengan pendidikan di Dunia Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung dan terarah untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri.

Dengan diadakannya Praktek Kerja Lapangan saat ini sangatlah baik dan berguna bagi setiap siswa/siswi SMK PGRI CIKONENG untuk mendapatkan suatu gambaran yang nyata di dalam menjajaki dunia kerja dan menerapkan apa-apa yang telah didapatkan dari akademi pada pekerjaan yang akan digeluti, sehingga bila mereka terjun ke dunia kerja tidak mendapatkan kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dapat menerapkan keahlian profesi yang dimiliki.

Dalam pemilihan judul karya tulis ini, sesuai dengan tempat kami Prakerin yakni KPP PRATAMA Ciamis yang bergerak dalam bidang perpajakan. Selama kami menjalani prakerin, kami di bagi – bagi kelompok untuk ditempatkan dan ditugaskan di seksi Pelayanan, Seksi Berkas, Seksi Ekstensifikasi perpajakan, dan seksi Penagihan.

 Adapun secara garis besar hal – hal yang kami kerjakan selama melaksanakan PRAKERIN di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ciamis yang dikerjakan berupa :
  1. Perekaman Surat Pemberitahuan Objek Pajak(SPOP) PBB, dan
  2. Perekaman Surat Pemberiathuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi
Oleh karena itu kami memilih judul “Pengurusan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan Surat Pemberitahuan (SPT).



1.2 Maksud dan Tujuan Prakerin
Secara  umum,  maksud  dan  tujuan  di laksanakan nya  Praktik  Kerja Lapangan (PKL) adalah untuk memberikan pengalaman kepada siswa sebagai calon profesional agar dapat menjembatani  kesenjangan  antara  teori profesi  yang  didapat  di  bangku  sekolah  dan  praktik   profesi pada  dunia   kerja  nyata.
Sedangkan tujuan khusus dilaksanakannya Praktik Kerja  Lapangan adalah sebagai berikut:
a.       Siswa mengenal dunia industri,
b.      Mempunyai gambaran tentang kehidupan tenaga kerja lulusan SMK bagi perusahaan, sehingga dapat dipacu mempersiapkan diri sedini mungkin,
c.       Mengembangkan kepribadian, melatih disiplin diri dalam mengerjakan suatu pekerjaan serta rapi dalam melaksanakan setiap pekerjaan,
d.      Memberikan kemantapan mental kepada siswa-siswi bahwa kedisiplinan tidak hanya diterapkan di dunia industri (luar pendidikan), masalah kedisiplinan juga sangat ditekankan
e.       Siswa/siswi dapat memberikan timbal balik dari ilmu yang telah diterapkan selama melaksanakan PRAKERIN untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah sesuai dengan kondisi yang ada (fasilitasnya).
                                                                                 
1.3. Waktu dan tempat pelaksanaan
Kami melaksanakan prakerin dari tanggal 18 Juni sampai 14 September 2012 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Ciamis, Jln. Drs. H. Soejoed – Ciamis Telp. (0265) 772868.



BAB II
PEMBAHASAN
Pajak adalah kontribusi rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang sehingga dapat dipaksakan -  dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut penguasa berdasarkan norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif untuk mencapai kesejahteraan umum.
II.1 Seksi Ekstensifikasi
II.1.1 Pengertian Ekstensifikasi
Dalam istilah perpajakan di Indonesia, Ekstensifikasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk memberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) kepada Wajib Pajak Orang Pribadi yang berstatus sebagai pengurus, komisaris, pemegang saham/pemilik dan pegawai, maupun Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha dan/atau memiliki tempat usaha di pusat perdagangan dan/atau pertokoan.
Kegiatan Ekstensifikasi ini dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama melalui Seksi Ekstensifikasi Perpajakan.
II.1.2 Tugas Ekstensifikasi
Bertugas mengkoordinasikan pengamatan potensi perpajakan, pendataan objek, dan subjek pajak, mengumpulkan data wajib pajak, dan objek pajak, melakukan penilaian objek PBB, serta melakukan pengurusan surat pemberitahuan objek pajak.
Ø  Merekam Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP)
          Pengertian istilah Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dalam undang-undang tentang Pajak Bumi dan Bangunan.
  • Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP), yaitu surat yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan data objek pajak menurut ketentuan undang-undang.
  • Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) adalah sarana bagi Wajib Pajak (WP) untuk mendaftarkan Objek Pajak yang akan dipakai sebagai dasar untuk menghitung Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang terutang.

Ø  Cara merekam SPOP mutasi PBB, sebagai berikut :
§  Buka aplikasi SISMIOP pada menu Remote Dekstop, lalu lihat daftar objek pajak dan Surat Pemberitahuan  Pajak Terhitung (SPPT) objek pajak PBB
§  Masukan nomor objek pajak (NOP) pada kolom isian aplikasi SISMIOP
§  Samakan NOP dan luas bumi yang terdapat pada SPPT dengan aplikasi SISMIOP
§  Periksa lampiran – lampiran nya apakah terdapat surat keterangan perubahan luas tanah dan surat keterangan jual beli tanah
§  Tentukan jenis transaksi apakah perekaman data, pemutakhiran data, atau penghapusan data
§  Samakan nama subjek pajak dan luas tanah pada SPOP dengan surat keterangan jual beli tanah
§  Tentukan kode Zona NIlai Tanah (ZNT) pada aplikasi SISMIOP dan tulis pada kolom isian SPOP

Ø  Mengagendakan Mutasi PBB
§  Tulis nomor urut pada buku agenda sesuai dengan nomor urut yang sudah ada pada buku agenda mutasi
§  Lihat tahun mutasi PBB, lalu sama kan dengan buku agenda mutasi
§  Nomor arsip/berkas di lihat dari nomor pelayanan pada lembar alur berkas penyelesaian kepada wajib pajak
§  Lihat dari siapa surat di terima, berapa objek pajak yang terdapat di dalam nya, dan tanggal berkas di terima.
Ø  Cara mencetak kartu NPWP
§  Pilih aplikasi PWPM.net.3.01 pada icon desktop
§  Masukan ID dan Password user, login
§  Tentukan jam dan tanggal pencetakan cardfive
§  Tentuka jenis pekerjaan karyawan/non karyawan, dsb
§  Isi kolom kosong pada jendela kerja pwpn.net berdasarkan KTP wajib pajak, lalu simpan
§  Pilih Cetak pada jendela PWPM,  pilih sebelum setor, lalu export data NPWP  untuk cetak cardfive
§  Simpan di file user berdasarkan tahun registrasi NPWP
§  Setelah selesai di simpan, lalu buka menu shortcut user, cari data WP yang akan di cetak kemudian salin pada file nonpegawai
§  Buka file nonpegawai kemudian cari data WP yang sebelum nya sudah di simpan, kemudian edit
§  Hapus tanda titik dan blok, beri tanda garis vertical pada setiap keterangan WP
§  Tambahkan nama provinsi dengan membubuhkan tanda koma di sebelah nama kota/kabupaten
§  Setelah selesai di edit pilih file, lalu simpan
§  Buka menu cetak cardfive, kemudian cari data WP  yang akan di cetak menjadi kartu NPWP kemudian Ctrl+P untuk memulai pencetakan kartu.
            
II.2.Seksi Penagihan
Penagihan pajak adalah serangkaian tindakan agar Penanggung Pajak melunasi utang pajak dan biaya penagihan pajak dengan menegur atau memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Pajak, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan, melaksanakan penyanderaan, menjual barang yang telah disita.
Melakukan urusan penata usahaan piutang pajak, penundaan dan angsuran tunggakan pajak, penagihan aktif, usulan penghapusan piutang pajak, serta penyimpanan dokumen – dokumen penagihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Seksi penagihan mempunyai tugas melakukan penatausahaan piutang pajak,penagihan, penundaan dan angsuran serta pembuatan usulan penghapusan piutang pajak.

Seksi Penagihan terdiri dari :

·         Koordinator Pelaksanaan Tata Usaha Piutang Pajak yang mempunyai tugas membantu urusan penatausahaan piutang pajak, pengusulan, penghapusan piutang pajak, penundaan dan angsuran.

·         Koordinator Pelaksanaan Penagihan Aktif yang mempunyai tugas membantu penyiapan surat teguran, surat paksa, surat perintah penyitaan sita, usulan lelang dan dukungan penagihan lainnya.



II.2.1 Kegiatan seksi penagihan
Ø  Mengadministarsikan Data WP ( Wajib Pajak ) Badan dan WP ( Wajib Pajak ) Pribadi ke Rumah Berkas.
Wajib Pajak, sering disingkat dengan sebutan WP adalah orang pribadi atau badan (subjek pajak) yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan, termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu. Wajib pajak bisa berupa wajib pajak orang pribadi atau wajib pajak badan.
Wajib pajak pribadi adalah setiap orang pribadi yang memiliki penghasilan di atas pendapatan tidak kena pajak. Di Indonesia, setiap orang wajib mendaftarkan diri dan mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP), kecuali ditentukan dalam undang-undang.
Wajib pajak Badan adalah sekumpulan orang dan atau modal yang merupakankesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usahayang meliputi: perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya,badan usaha milik Negara atau Daerah dengan nama dalam bentuk apapun,firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, atau persekutuan.
   WP Badan menggunakan rumah berkas berwarna hijau, sedangkan WP Pribadi menggunakan rumah berkas berwarna Merah.
Caranya :
1.      Pisahkan antara dokumen WP Badan dan WP Pribadi ;
2.      Tuliskan Nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), Nama WP dan Alamat WP ;

Contoh            : Lampiran No.
3.      Kemudian simpan rumah berkas di rak berdasarkan  Nomor NPWP dari yang terbesar sampai terkecil ;
4.      Contoh : 06.359.659.2-442.000
              07.733.526.5-442.000
5.      Berarti urutan yang pertama adalah 07.733.526.5-442.000, sedangkan yang kedua adalah : 06.359.659.2-442.000 .

Ø  Menginput data tunggakan Wajib Pajak Pribadi / Badan di MS. Excel.
Caranya :
1.      Buka MS. Excel, caranya :
·         Klik menu Start, kemudian arahkan pada pilihan All Programs.
·         Klik Microsoft Office dan lembar kerja Microsoft Excel
2.      Buat tabel di Ms. Excel,
Contoh tabel:



3.      Isi kolom No, NPWP, Nama, Nomor&Tgl STP/SKPKB/ SKPKBT/SK.Pembetulan/ SK.Keberatan/ Putusan Banding, tanggal kohir, jumlah pajak yang masih harus dibayar. (Isi sesuai kolom) ;
Contoh :



 





4.      Kemudian simpan.

Ø  Membuat program untuk menyusun letak rumah berkas.
Rumah berkas yang telah di simpan
1.      Buka MS. Excel, caranya :
·         Klik menu Start, kemudian arahkan pada pilihan All Programs.
·         Klik Microsoft Office dan lembar kerja Microsoft Excel
2.      Buat tabel di Ms. Excel,
Contoh tabel :


 



3.      Isi kolom No, NPWP, Nama WP, Rak, Baris;
Contoh tabel :


 


4.      Kemudian simpan.

II.3. Seksi Pelayanan 
Seksi Pelayanan terdiri dari seorang Kepala Seksi Pelayanan yangtugasnya adalah mengkoordinasikan pelayanan pada Tempat PelayananTerpadu (TPT), penatausaan pendataan, pemindahan dan pencabutanidentitas wajib pajak lainya, kearsipan berkas penelitian SuratPemberitahuan (SPT) dan surat wajib pajak lainnya, kearsipan berkaswajib pajak, serta penertiban Surat Ketetapan Pajak (SKP) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala Seksi Pelayanan membawahi koordinator pelaksana yang tugas nya adalah:

v  Melakukan urusan penerimaan Surat Pemberitahuan (SPT), surat wajibpajak lainnya, melakukan penatausahaan pendaftaran, dan pencabutan identitas wajib pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
v  Melakukan penelitian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, dan penyelesaian permohonan penundaan penyampaian SPT sesuai denganketentuan yang berlaku.
v  Melakukan kegiatan mengarsipkan surat tanda terima dan bukti penerimaan surat serta memberi bar kode pada masing – masing bukti penerimaan surat untuk di kirim ke pusat kantor pelayanan pajak pratama
 

II.3.1. Kegiatan Seksi Pelayanan

II.3.1.1 Perekaman  SPT  Tahunan  Orang  Pribadi  1770   SS

Perekaman adalah menjaga catatan atau mendaftar, sebagai seorang sekretaris rekaman; - diterapkan pada berbagai instrumen dengan alat otomatis yang membuat catatan tindakan mereka; sebagai, alat pengukur rekaman atau telegraf.
Surat Pemberitahuan (SPT) adalah surat yang oleh Wajib Pajak (WP) digunakan untuk melaporkan penghitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan atau bukan objek pajak dan ata SPT merupakan singkatan dari Surat Pemberitahuan.
Terdapat dua macam SPT yaitu:
a. SPT Masa adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Masa Pajak.
b. SPT Tahunan adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak.
Ø  Cara perekaman SPT tahunan orang pribadi 1770 SS
1)      Membuka program Internet Explorer dengan memasukkan alamat pada kolom address. 

2)      Memasukkan  password  dan username untuk membuka aplikasi SIDJP,setelah itu akan terbuka aplikasi Sistem Informasi Direktorat JenderalPajak (SIDJP).

3)             Pada tampilan aplikasi Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak (SIDJP) kemudian memilih menu PPh Tahunan 1770 SS

4)             Masukkan SPT Induk sesuai dengan yang ada pada lembar SPT.

5)             Masukkan lampiran yang tersedia sesuai dengan lembar lampiran yangada yang meliputi bukti pemotongan 1721-A1 dan 1721-A2.

6)      Setelah selesai memasukkan semua lampiran pilih menu selesai untuk melakukan validasi SPT tersebut.

7)             Lakukan validasi dan apabila hasilnya balance kemudian klik selesai.

8)      Setelah selesai melakukan perekaman, lembar SPT diberi tanda tangan pada kolom pengolahan SPT.

II.3.1.2 Pengecekan  SPT  (cross  check)
            Pengecekan  SPT  (cross  check)  Pelaksanaan  nya:
·         Membuka program Internet Explorer dengan memasukkan alamat pada kolom address
·         Memasukkan password  dan username untuk membuka aplikasi SIDJP,setelah itu akan terbuka aplikasi Sistem Informasi Direktorat JenderalPajak (SIDJP)
·         Pilih menu monitoring SPT, setelah terbuka masukkan jenis SPT dantahun pajaknya
·         Setelah itu cocokkan SPT hasil monitoring dengan SPT yang bermasalahapakah ada SPT yang jumlah kurang bayarnya sama atau tidak
·         Pengecekan selesai

II.3.1.4.Cara merekam SPT masa
·         Klik internet explorer pada menu computer
·         Pilih favorites
·         Kemudian masuk menu aplikasi TPT
·         Untuk login, masukan NIP user dan ID user
·         Pilih spt manual/CV
·         Kemudian isi setiap kolom yang terdapat pada jendela kerja menu SPT manual/CV
·         SPT akan terekam secara otomatis

II.3.1.5.Cara mencetak BPS
·         Klik internet explorer pada menu computer
·         Masukan alamat system informasi direktorat jenderal pajak untuk login
·         Masukan NIP dan ID user
·         Pilih aplikasi administrasi, kemudian SIDJP user – user
·         Pilih pelaporan SPT. SPT tahunan
·         Kemudian cetak BPS dari dropbox 2012
·         Pilih cetak BPS manual
·         Apabila jendela untuk cetak BPS sudah terbuka, ikuti langkah untuk  mencetak BPS sebagai berikut :
Ø  Masukan nomor tiket atau nomor pelayanan pada lembar SPT
Ø  Kemudian validasi untuk mengetahui identitas wajib pajak
Ø  Pilih kode N/K/L untuk menentukan jenis SPT
Ø  Setelah di teliti semua identitas WP benar, klik simpan dan cetak untuk mendapatkan hasil cetakan BPS
Ø  BPS akan tercetak secara otomatis

   II.4. Seksi Berkas

Secara umum system kearsipan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ciamis menggunakan asas desentralisasi, yaitu asas yang dilakukan oleh masing – masing seksi/unit. Penyimpanan arsip di lakukan pada tiap seksi untuk kepentingan bagian nya masing – masing. Penyimpanan arsip tersebut meliputi surat masuk dan surat keluar serta berkas/dokumen yang hanya berkaitan dengan pekerjaan di setiap seksi/unit.
          
Sedangkan untuk arsip/dokumen umum perpajakan seperti Lembar Pengawasan Arus Dokumen (LPAD), Bukti Pengiriman Surat (BPS), Surat Pemberitahuan (SPT), dan Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) di simpan di suatu tempat khusus yang di namakan rumah berkas.

Rumah berkas adalah suatu tempat khusus untuk menyimpan berbagai arsip/dokumen perpajakan yang berkaitan dengan wajib pajak. Adapun tempat untuk menyimpan berkas/dokumen – dokumen tersebuit di namakan mobile filling cabinet, dan nomor urut penyimpananarsip nya di susun berdasarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Mobile filling cabinet Merupakan tempat untuk menyimpan arsip yang disusun secara vertikal dengan menggunakan map dan terdiri dari beberapa lemari arsip yang terbuat dari besi yang bisa di geser ke samping kanan atau samping kiri, serta di dalam nya terdapat beberapa rak untuk menyimpan berkas atau dokumen. Mobile filling cabinet Merupakan jenis sarana pengarsipan yang sering digunakan karena daya tampung yang besar, dan bersifat dinamis.
           

II.4.1 Kegiatan Seksi Berkas
            II.4.1.1 Memberi barcode pada LPAD
                        Adalah kegiatan membuat dan memberi kan barcode pada setiap Lembar Pengawasan Arus Dokumen (LPAD) yang telah selesai diproses untuk di kirim ke pusat Kantor Pelayanan Pjak Pratama di Kantor Direktorat Jenderal Pajak.
                        Barcode adalah suatu representasi yang dapat dibaca mesin optik data yang berhubungan dengan objek yang terpasang.

Ø  Langkah – langkah membarcode :
1.      Buka internet explorer, klik favorite lalu pilih aplikasi KPPDP
2.      Masukan user name dan password pengguna, login
3.      Ambil LPAD yang sudah siap untuk di barcode dan yang telah di beri halaman
4.      Samakan nama WP dan NPWP di setiap halaman
5.      Jika sudah sama, lalu masukan nomor LPAD di dalam aplikasi, dan akan muncul nama WP beserta NPWP nya
6.      Apabila sama masukan jumlah halaman dan tempelkan barcode di sebelah kanan atas LPAD, lalu tembak
7.      Jika proses membarcode sudah selesai, LPAD di masukan ke dalam dus yang sudah ada nomor kemasan dan nomor segel nya
8.      Setelah selesai lalu masuk ke dalam proses pengemasan, lalu print

 

BAB III
TEMUAN
III.1.  Manfaat  yang di rasakan
Bisa membandingkan antara teori yang didapat di bangku sekolah dengan praktik di dunia kerja yang nyata, ternyata tidak seluruhnya sama dan hanya sebagian kecil dari materi di sekolah yang dapat diterapkan dalam Praktik Kerja Lapangan.

Dengan demikian kami mendapat motivasi untuk lebih memahami atau  mendalami  hal-hal baru pada saat kami bekerja di lapangan. Banyak sekali tambahan pengalaman,wawasan  dan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan Praktik  Kerja Lapangan.

Mendapat  banyak pengalaman  baru  dan berharga  dalam  dunia  kerja , bersosialisasi,  dalam menghadap  orang  banyak,  dan  pengetahuan  serta  pengalaman  tentang  perpajakan.

Mendapatkan  bekal  keterampilan,  pengetahuan  dan pengalaman  untuk  dijadikan  bekal  terjun  ke dunia  kerja  yang  sesungguh nya.

III.2. Pengembangan dan tindak lanjut
III.2.1 kendala
            Dalam pelaksanaan  PKL di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ciamis  ada kendala yang sering kami alami yaitu sering terjadi aplikasi yang eror  jika sudah siang padahal aplikasi tersebut penting. Oleh karena itu, kami memberikan masukan kepada karyawan/karyawati atau petugas yang terkait untuk memperbaiki aplikasi tersebut, agar kenyamanan dan kelancaran tugas dapat terlaksana dengan baik.
   
                III.2.2. Permasalahan
Tugas atau pekerjaan selama melaksanakan PKL tidak  sesuai dengan profesi kami yaitu di bidang administrasi perkantoran, sehingga kami sedikit merasa kesulitan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang di berikan oleh pembimbing karena kami harus belajar dari awal terlebih dahulu. Akan tetapi dengan  PKL  ini memberikan peluang bagi kami apabila ingin bekerja di bidang perpajakan, seperti konsultan pajak atau pada perusahaan yang berkaitan dengan perpajakan.
               III.2.3 Pemecahan masalah           
                     Sebelum kami melaksanakan pekerjaan, terlebih dahulu kami meminta penerangan kepada pembimbing  di tempat  prakerin  tentang  pekerjaan  yang  akan  kami  kerjakan.  Setelah  kami  mempelajari dan  memahami  pekerjaan    pekerjaan  yang  di  berikan  pembimbing  kami  membandingkan  nya  dengan teori    teori  ilmu  administrasi  yang  kami  pelajari  di  sekolah,  sehingga  pekerjaan   tersebut   dapat  kami selesaikan  dengan  baik  meskipun  tidak  sesuai  dengan p rogram  keahlian  yang kami  miliki.
                      Untuk  mengatasi  masalah  yang  kami  hadapi  di dunia  instansi,  maka  dengan  ini  kami menyarankan kepada pihak sekolah dan pihak instansi tempat praktek kerja industri di laksanakan agar penyaluran  praktek  kerja  industri  harus  sesuai  dengan  program  keahlian  yang  di  miliki  siswa,   mengingat apa  yang  telah  di  pelajari  siswa  di  sekolah  agar  lebih  terealisasikan  di  dunia  kerja.
                   

BAB IV
PENUTUP
IV.1 Kesimpulan
Setelah penulis melaksanakan PRAKERIN yang bertempat di KPP Pratama Ciamis maka penulis dapat kesimpulan, sebagai berikut :
1.      Program PRAKERIN yang sudah menjadi program di sekolah kejuruan, sangat besar artinya bagi siswa untuk memperkenalkan dan mempraktikkan kerja secara langsung pengetahuan dan kompetensi dasar yang telah diperoleh dari sekolah , sebagai pengembangan sarana belajar siswa.
2.      Dengan mengikuti kegiatan PRAKERIN ini, maka dapat memberikan pelatihan kepada siswa agar mampu menyesuaikan diri dengan dunia kerja, serta membuka wawasan dan mendorong kreatifitas siswa untuk berinovasi di Dunia Usaha/Dunia Industri terkait dengan kemampuannya.
3.      Penelitian karya tulis ini merupakan penulisan proses kerja penulis selama PRAKERIN di KPP Pratama Ciamis.

IV.2 Saran-saran
IV.2.1 Saran untuk sekolah
·         Pihak sekolah terus menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan pihak tempat PRAKERIN sehingga diharapkan terciptanya kerjasama yang lebih baik.
·         Para pembimbing PRAKERIN lebih berperan aktif dalam berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna menjalin hubungan yang baik serta aktif dalam mendampingi siswa PRAKERIN.
·         Penyaluran program PRAKERIN harus sesuai dengan program keahlian yang di miliki siswa PRAKERIN.


IV.2.2 Saran untuk KPP Pratama Ciamis
Meningkatkan sosialisasi atau kerjasama antara pimpinan, pegawai, dan siswa-siswi PSG serta Tamu Kantor/WP (Wajib Pajak), sehingga dengan demikian mampu menumbuhkan hubungan kekeluargaan yang harmonis dan baik. Serta memberikan suri tauladan yang baik kepada siswa siswi PSG.
Demikianlah saran-saran yang dapat disampaikan penulis setelah melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di KPP Pratama Ciamis. Semoga dapat bermanfaat bagi kemajuan kantor dan pihak sekolah. Sebelum dan sesudahnya kami sebagai penulis mohon maaf khususnya bagi para pegawai KPP Pratama Ciamis atas kealfaan, kekhilafan, dan kesalahan yang kami perbuat, terutama bila ada kata  yang kurang berkenan di hati dalam penulisan karya tulis kami ini.

IV.3. Lampiran
      IV.3.1 Gambar - gambar
Contoh nomor pelayanan
 Contoh kartu NPWP
Contoh Bukti Penerimaan Surat (BPS)
Contoh Surat Setoran Pajak (SSP)Contoh Surat Pemberitahuan Objek Pajak
Contoh Surat Pemberitahuan (SPT) 1770 SS Orang Pribadi
Contoh SPT Masa PPn 1111
Contoh SPT Masa PPh Pasal 21/26
Contoh Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
IV.3.2  Struktur Organisasi KPP Pratama Ciamis

`

1 komentar: